LAPORAN PRAKTIKUM ARTHROPODA PDF

Filum Arthropoda Arthropoda adalah hewan tidak bertulang belakang yang memiliki tubuh beruas-ruas . laporan praktikum ikhtiologi identifikasi ikan kembung. Filum Arthropoda. Uploaded by Leni Mileni Filum Arthropoda. For Later. save (Revisi) Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan Kelompok 3. Uploaded by. Filum Arthropoda. Uploaded by Leni Mileni . Kunci Identifikasi Filum Arthropoda . 1. .. (Revisi) Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan Kelompok 3. Uploaded.

Author: Kigazuru Fekinos
Country: Gambia
Language: English (Spanish)
Genre: Science
Published (Last): 19 August 2004
Pages: 498
PDF File Size: 9.91 Mb
ePub File Size: 14.51 Mb
ISBN: 287-9-19479-358-3
Downloads: 4579
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tygobar

Labels Laporan Praktikum Sunday, January 31, Laporan Praktikum Serangga.

laporan invertebrata | ririn khairani –

Serangga ada yang menguntungkan manusia misalnya lebah, tetapi banyak yang sangat merugikan karena merusak tanaman dan menyebarkan penyakit manusia dan binatang ternak. Ukuran serangga cukup beragam, yang terkecil besarnya kurang dari 0,25 mm, sedangkan yang terbesar mencapai cm. Berat rata-rata serangga tidak melebihi 5,72 gram.

Lalat beratnya sekitar miligram dan ulat dewasa berat rata-ratanya 3,5 gram. Serangga mudah sekali menyesuaikan arthrropoda dengan keadaan sekitarnya. Walaupun serangga suka pada tanaman tertentu, apabila tanaman itu tidak ada ia masih dapat hidup dengan memakan jenis tanaman lain Pracaya, Secara morfologi tubuh serangga dewasa dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama, sementara bentuk pradewasa biasanya menyerupai moyangnya, hewan lunak beruas mirip cacing.

Ketiga bagian tubuh serangga dewasa adalah kepala caputdada thoraxdan perut abdomen.

Caput merupakan sebuah konstruksi yang padat dan keras dan terdapat beberapa suture yang menurut teori evolusi caput tersebut terdiri dari empat ruas yang mengalami penyatuan. Caput merupakan kepala serangga yang berfungsi sebagai tempat melekatnya antena, mata majemuk, mata oseli, dan alat mulut.

Berdasarkan posisinya kepala serangga dibagi menjadi tiga, yaitu hypognathousprognathousdan ephistognathous. Hypognathous apabila alat mulutnya menghadap ke bawah, contoh serangganya adalah belalang Acrididae prognathous apabila alat mulutnya menghadap ke depan, contoh serangganya adalah kumbang Carabidae dan ephistognathous apabila alat mulutnya menghadap ke belakang, contoh serangga adalah semua serangga ordo Hemiptera Pedigdo, Sesungguhnya tubuh serangga terdiri tidak kurang 20 ruas.

Enam ruas terkonsolidasi membentuk kepala, tiga ruas membentuk toraks dan 11 ruas membentuk abdomen. Tidak seperti halnya vertebrata, serangga tidak memiliki kerangka dalam, oleh karena itu tubuh serangga ditopang oleh pengerasan dinding tubuh yang berfungsi sebagai kerangka luar eksoskleton.

Proses pengerasan dinding tubuh tersebut dinamakan sklerotisasi. Dinding tubuh atau kulit serangga disebut integument. Integument terdiri atas satu lapis epidermis yang dapat menghasilkan lapisan luar yang kerasselput membran dasar dan kutikula Jumar, Tujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui dan dapat menggambarkan struktur anatomi luar serangga.

Bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut: Alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah sebagai berikut: Laporan ini disusun berdasarkan praktikum yang dilaksanakan hari senin,18 November dari jam Siapkan alat dan bahan.

Amati bagian tubuh serangga yang telah disiapkan. Gambar tubuh serangga diatas buku gambar.

Beri anatomi luar tubuh serangga berdasarkan struktur tubuh serangga. Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: Hasil Pengamatan jangkrik Gryllus sp dan kupu-kupu Appias libythea.

  CONCORDANCIAS BIBLICAS PDF

Hasil pengamatan Belalang Dissoteria sp dan Kumbang Oryctes sp. Serangga merupakan hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Ukuran serangga relatif kecil dan pertama kali sukses berkolonisasi dibumi. Kajian mengenai peri kehidupan serangga disebut Entomologi Prakhikum, Serangga termasuk dalam kelas insecta Subfilum Uniramia yang dibagi lagi menjadi 29 odro, antara lain Diptera misalnya lalatColeoptera misalnya kumbangHymenoptera misalnya semut, lebah, dan tabuhandan Lepidotera misalnya kupu-kupu dan ngengat.

Tubuh serangga terdiri dari tiga bagian utama yaitu kepala, thoraks dan abdomen. Kaporan dibangun oleh lapisan epikutikula, eksokutila dan endokutikula. Kepala dibangun oleh cranium di mana terletak mulut, antena dan mata. Thoraks terdiri dari tiga yaitu segmenprothoraks, mesothoraks, dan metathoraks.

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM EKOLOGI by farah dhiya on Prezi

Pasangan struktur organ reproduksi terdapat athropoda bagian abdomen. Serta untuk mendukung proses kehidupannya, serangga memerlukan kesetimbangan dalam makan dan pencernaan, pernafasan, peredaran, ekskresi, syaraf danreproduksi.

Saluran makanan serangga terdiri dari foregut, midgut dan hindgut. Zat makanan yang diperlukan serangga adalah karbohidrat, asam amino, air dan mineral. Organ laplran serangga yang penting adalah tubulus Malpighi dan rektum. Serangga mempunyai sistem peredaran darah terbuka, darah mengalir, dalam homosol.

Untuk berespirasi, serangga menggunakan system trakea yang berhubungan dengan spirakel. Obat serangga dibagi menjadi tiga kategori yaitu visceral, segmental dan apendage. Yang termasuk gerakan serangga adalah berjalan, merangkak dan terbang. Belalang adalah serangga herbivora yang terkenal sebagai hama dengan kemampuan melompat mumpuni dapat mencapai jarak hingga 20 kali panjang tubuhnya. Pada umumnya belalang berwarna hijau atau cokelat.

Belalang terkait erat secara biologis dengan kecoa dan jangkrik dan masuk dalam kelompok serangga Orthoptera. Saat ini terdapat lebih dari Tubuh belalang terdiri dari 3 bagian utama, yaitu kepala, dada thorax dan perut abdomen. Belalang juga memiliki 6 enam kaki bersendi, 2 pasang sayap, dan 2 antena. Kaki belakang yang panjang digunakan untuk melompat sedangkan kaki depan yang pendek digunakan untuk berjalan. Meskipun tidak memiliki telinga, belalang dapat mendengar. Alat pendengar pada belalang disebut dengan tympanum dan terletak pada abdomen dekat sayap.

Tympanum berbentuk menyerupai disk bulat besar yang terdiri dari beberapa prosesor dan saraf yang digunakan untuk memantau getaran di udara, secara fungsional mirip dengan gendang telinga manusia, Belalang bernafas dengan trakea.

Invertebrate Zoology

Belalang punya 5 mata 2 compound eye, dan 3 ocelli. Belalang termasuk dalam kelompok hewan berkerangka luar exoskeleton. Contoh lain hewan dengan exoskeleton adalah kepiting dan lobster. Belalang betina dewasa berukuran lebih besar daripada belalang jantan dewasa, yaitu mm sedangkan belalang jantan mm dengan berat tubuh sekitar gram Risandi, Kupu-kupu memiliki cirri-ciri badan terbagi menjadi tiga bagian yaitu, caput kepalathoraks dada dan abdomen perut.

Ada 3 tiga pasang tungkai kaki dan dua pasang sayap terdapat pada ruas dada, alat kelamin dan anus terdapat di ujung ruas perut.

Laporan Praktikum Arthropoda 2018

Tubuh kupu-kupu dilapisi oleh chitin eksoskeleton atau rangka luar dan tersusun dalam cicin yang seragam atau segmen-segmen yang dipisahkan lapporan membran fleksibel. Kepala adalah bagian dari serangga yang berisi otak, 2 mata kompon, probosis dan faring tenggorokan, dimana merupakan awal dari sistem pencernaaandan 2 antena yang terpasang di kepala.

Antena ini digunakan untuk mencium dan keseimbangan. Kupu-kupu mempunyai 2 antena dengan ujung yang sedikit membulat yang disebut sebagai antennal club.

  ASCON CONTROLLERS PDF

Kupu-kupu hanya dapat melihat warna merah, hijau dan kuning saja. Ketika tidak digunakan, probosis ini akan digulung melingkar seperti selang air. Dada adalah bagian diantara kepala head dan perut abdomen dimana kaki dan sayap terpasang. Kaki, terutama sepasang yang ditengah, dilengkapi dengan sensor penciuman yang membuat kupu-kupu dapat “merasakan” kandungan kimia pada tempatnya hinggap.

Jangkrik merupakan serangga yang dapat hidup diberbgai habitat, baik lingkungan basah ataupun lingkungan kering, terutama yang dinaungi rumput. Selain itu Gryllus sp jangkrik dapat ditemukan di rumah-rumah, sisa tanaman yang lembab.

Beberapa jenis jangkrik pandai bersuara, suara itu dihasilkan dari saling menyentuhkan tegumina bersama-sama. Serangga ini aktif di malam hari dan mampu bergerak dan melompat dengan cepat.

Jangkrik yang sudah dewasa umumnya berwarna hitam, sedangkan nypha berwarna kuning pucat dengan garis -garis coklat. Antena panjang dan kaku seperti rambut. Jangkrik dewasa akan kehilangan sayap setelah menetap di lingkungan sawah.

Hampir semua hewan ni bertindak sebagai predator. Telur penggerek batang padi, penggulung daun. Jangkrik yang termasuk dalam ordo Orthopteratermasuk di dalamnya Gryllus sp jangkrik adalah bersifat hemimetabola, mulutnya tipe pengunyah, memilki 2 pasang sayap, sayap depan lebih tebal dan seperti kertas dari kulit, yang disebut tegumina.

Sayap belakang berupa membran dan dilipat seperti kipas dan terletak di bawah sayap depan. Pada beberapa spesies, sayap hanya berupa sisa saja atau ada juga yang tidak bersayap Yeti, Kumbang Ordo Coleoptera dimana Coleoptera berasal dari kata coleos yang berarti keras dan ptera yang berarti sayap, jadi coleopteran adalah serangga yang memiliki sayap yang keras, contohnya kumbang tanduk Oryctes rhinoceros.

Anggota-anggotanya ada yang bertindak sebagai hama tanaman, namun ada juga yang bertindak sebagai predator pemangsa bagi serangga lain. Sayap terdiri dari dua pasang. Sayap depan mengeras dan menebal serta tidak memiliki vena sayap dan disebut elytra. Apabila istirahat, elytra seolah-olah terbagi menjadi dua terbelah tepat di tengah-tengah bagian dorsal. Sayap belakang arthorpoda dan jika sedang istirahat melipat di bawah sayap depan. Alat mulut bertipe penggigit-pengunyah, umumnya mandibula berkembang dengan baik.

Pada beberapa jenis, khususnya dari suku Curculionidae alat mulutnya terbentuk pada moncong yang terbentuk di depan kepala. Metamorfosa bertipe sempurna holometabola yang perkembangannya melalui stadia: Larva umumnya memiliki kaki arhhropoda tipe oligopodanamun ada beberapa yang tidak berkaki apoda.

Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Serangga merupakan kelompok utama dari hewan beruas. Belalang Dissoteira sp adalah serangga herbivora dan masuk dalam kelompok serangga Orthoptera sama halnya dengan jangkrik Gryllus sp yang juga masuk dalam kelompok praktioum Orthoptera. Kupu-kupu Appias libythea adalah serangga penghisap nectar bunga yang termasuk kedalam serangga golongan Lepidoptera dan Kumbang Artyropoda sp termasuk kedalam serangga golongan Coleoptera.

Newer Post Older Post Home.

Posted in Art